Langsung ke konten utama
3D Gasket

Model 3D

Grafik komputer 3D merupakan bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. perbedaan dengan grafik 2D pada pemodelan 3D memiliki 3 titik kordinat yakni titik x, y, dan z. Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). pemodelan ini juga berfungsi untuk menampilkan efek realistis pada video maupun game.

Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.

Contoh dari 3D

#include 

GLfloat v[3][2]={{-1.0, -0.58}, 
     {1.0, -0.58}, {0.0, 1.15}};

int n;
void triangle( GLfloat *a, GLfloat *b, GLfloat *c) {
     glVertex3fv(a);
     glVertex3fv(b);
     glVertex3fv(c);
}
void divide_triangle(GLfloat *a, GLfloat *b, GLfloat *c, int m)
{
     GLfloat v1[3], v2[3], v3[3];
     int j;
     if(m>0)
     {
       for(j=0; j<3; j++) v1[j]=(a[j]+b[j])/2;
       for(j=0; j<3; j++) v2[j]=(a[j]+c[j])/2;
       for(j=0; j<3; j++) v3[j]=(b[j]+c[j])/2;
       divide_triangle(a, v1, v2, m-1);
       divide_triangle(c, v2, v3, m-1);
       divide_triangle(b, v3, v1, m-1);
     }
     else 
       triangle(a,b,c);
}
void tetrahedron( int m)
{
     glColor3f(1.0,0.0,0.0);
     divide_triangle(v[0], v[1], v[2], m);
     glColor3f(0.0,1.0,0.0);
     divide_triangle(v[3], v[2], v[1], m);
     glColor3f(0.0,0.0,1.0);
     divide_triangle(v[0], v[3], v[1], m);
     glColor3f(0.0,0.0,0.0);
     divide_triangle(v[0], v[2], v[3], m);
}
 void display(void)
{
     glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
     glBegin(GL_TRIANGLES);
     divide_triangle(v[0], v[1], v[2], n);
     glutSwapBuffers();
     tetrahedron(n);
     glEnd();
     glFlush();
     glutMainLoop();
}


void myinit()
{
     glMatrixMode(GL_PROJECTION);
     glLoadIdentity();
     gluOrtho2D(-2.0, 2.0, -2.0, 2.0);
     glMatrixMode(GL_MODELVIEW);
     glClearColor (1.0, 1.0, 1.0,1.0);
     glColor3f(0.0,0.0,0.0);
}

 int main(int argc, char **argv)
{
     n=4;
     glutInit(&argc, argv);
     glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE|GLUT_RGB);
     glutInitWindowSize(500, 500);
     glutCreateWindow("3D Gasket");
     glutDisplayFunc(display);
     myinit();
     glutMainLoop();
     glutSwapBuffers();
}

Untuk File Doc bisa di DOWNLOAD

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Kata ganti dan kata tunjuk orang Kata ganti dan kata tunjuk orang Orang Pertama Tunggal (Saya) Dalam bahasa jepang formal biasa di ucapkan dengan watashi. Selain itu ada juga kata ganti dari Saya yang berhubungan dengan posisi pembicara maupun jenis kelamin dari si pembicara (Laki-laki atau Perempuan), Yaitu: Watakushi (わたくし) Watashi (わたし) Kata ini digunakan saat berbicara dengan cara bicara yang sopan dan formal. Kata ini digunakan oleh laki-laki maupun perempuan. Penggunaan kata Watakushi lebih sopan dari pada Watashi Atashi (あたし) Atakushi (あたくし) Kata ini biasa digunakan perempuan (Non Formal). Kata ini digunakan jika antara pembicara dan lawan bicara dianggap telah akrab. Kochira (こしら) Digunakan untuk merendahkan diri demi menghormati orang lain. Boku (ぼく) Biasanya di gunakan oleh laki-laki (Non formal). Biasanya jika pembicara sudah merasa nyaman dengan lawannya.

Semantic commit

Semantic  link