Langsung ke konten utama

Data Mining

Pengertian
Serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa informasi yang selama ini tidak diketahui secara manual dari suatu basis data. informasi yang dihasilkan diperoleh dengan cara mengektraksi dan mengenali pola yang penting atau menarik dari data yang terdapat dalam basis data.

Latar belakang
Kehadiran data mining dilatar belakangi oleh berlimpah data (overload data) yang dialami berbagai perusahaan. berlimpahnya data ini merupakan akumulasi dari data transaksi yang terekam bertahun-tahun.

Manfaat
Pemanfaatan data mining dapat digunakan dalam menangani meledaknya volume data. Bagaimana menyimpannya, mengekstraknya serta memanfaatkannya. 

Juga digunakan untuk menangani persoalan menumpuknya data/informasi dan bagaimana menggudangkannya tanpa kehilangan informasi yang penting (warehousing).

Data mining dapat digunakan untuk mengcapture, menganalisis serta menyimpan data bersifat real time dan sangat besar. Misalnya: remote sensor yang diletakkan pada sudut satelit, simulasi saintifik yang membangkitkan data dalam ukuran terrabytes. 
Merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk mengolah data mentah, ketika metode konvensional tidak fisibel untuk dilakukan karena besarnya volume data yang diolah.

Data Warehouse
Suatu koleksi data yang digunakan untuk menunjang pengambilan keputusan manajemen, yang berorientasi objek (topik), terpadu, time variant, dan tidak mudah berubah.
Suatu database penunjang keputusan yang dikelola secara terpisah dari database operasional perusahaan.

Model data multidimensi adalah himpunan pengukuran numerik yang tergantung pada himpunan dimensi. Misalnya: melihat sales, dimensinya adalah produk, lokasi, waktu.
Relasi utama yang berhubungan dengan dimensi adalah fact table.

View digunakan secara luas dalam aplikasi decision support. kelompok analisis yang berbeda dalam suatu organinsasi biasanya berhubungan dengan aspek bisnis yang berbeda, dan akan memudahkan untuk mendefinisikan view yang memberikan tiap grup detail

OLTP (OnLine Transaktion Proccesing)
=> Object: customer
=> Data Content: detail
=> DB design: ER + App
=> View: current, local
=> Access: update

OLAP (OnLine Analytical Proccessing)
=> Market
=> History, terapung
=> Start + subject
=> Evaluasi, Integrasi
=> hanya bisa dibaca

Algoritma data mining
1. Classifikasi: data yang sudah ada dikelaskan
2. Classtering: pengelompokan data (tidak ditentukan kelas)
3. Assosiation Rules: pengelompokan data (prediksi)
4. Regresion: prediksi dari variabel yang naik
5. Sequential pattern: prediksi tren, pola yang berurutan
6. Devisiation detection: diluar kebiasaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 Kata ganti dan kata tunjuk orang Kata ganti dan kata tunjuk orang Orang Pertama Tunggal (Saya) Dalam bahasa jepang formal biasa di ucapkan dengan watashi. Selain itu ada juga kata ganti dari Saya yang berhubungan dengan posisi pembicara maupun jenis kelamin dari si pembicara (Laki-laki atau Perempuan), Yaitu: Watakushi (わたくし) Watashi (わたし) Kata ini digunakan saat berbicara dengan cara bicara yang sopan dan formal. Kata ini digunakan oleh laki-laki maupun perempuan. Penggunaan kata Watakushi lebih sopan dari pada Watashi Atashi (あたし) Atakushi (あたくし) Kata ini biasa digunakan perempuan (Non Formal). Kata ini digunakan jika antara pembicara dan lawan bicara dianggap telah akrab. Kochira (こしら) Digunakan untuk merendahkan diri demi menghormati orang lain. Boku (ぼく) Biasanya di gunakan oleh laki-laki (Non formal). Biasanya jika pembicara sudah merasa nyaman dengan lawannya.

Semantic commit

Semantic  link