Langsung ke konten utama

Reusability Vue 3 - Composition API

 Ada 3 pembahasan dalam reusability pada vue js

  • Composable

Pada vue application "composable" itu function yang di manfaatkan oleh composition api untuk merangkum dan mengulang kembali stateful logic.
Yang biasanya gini 
<script setup>
import { ref, onMounted, onUnmounted } from "vue";

const y = ref(0);
const x = ref(0);

function update(event) {
x.value = event.pageX;
y.value = event.pageY;
}

onMounted(() => window.addEventListener("mousemove", update));
onUnmounted(() => window.addEventListener("mousemove", update));
</script>

<template>Mouse position {{ x }}, {{ y }}</template>

Ada perubahan di dalam <script>
<!-- template/ component -->
<script setup>
import { useMouse } from "../composable/mouse";

const { x, y } = useMouse();
</script>

<template>Mouse position {{ x }}, {{ y }}</template>

create 1 folder di dalam src/composable/mouse.js. 
import { ref, onMounted, onUnmounted } from "vue";

export function useMouse() {
const x = ref(0)
const y = ref(0)

function update(event) {
x.value = event.pageX
y.value = event.pageY
}

onMounted(() => window.addEventListener('mousemove', update))
onUnmounted(() => window.addEventListener('mousemove', update))

return { x, y}
}

Jangan lupa jika anda menggunakan vue js perlu tambahkan route. kalo nuxt tempatkan di folder /pages

  • Custom Directive

By default vue js sudah banyak directive yang bisa di pake contoh: v-show, v-model, etc. akan tetapi kita bisa custom directive. Perlu diketahui DOM sangat penting yang harus di kuasai
<template>
<input v-focus />
<div v-event>ready</div>
<div id="demo"></div>
</template>

<script setup>
const vFocus = {
mounted: (el) => el.focus(),
};

const vEvent = {
mounted: (el) => el.addEventListener("click", clickRun),
};

function clickRun() {
document.getElementById("demo").innerHTML = "Ready to go";
}
</script>

  • Plugin

Plugin di vue js seperti menambahkan function code untuk mempermudah di tempate. sebagai contoh kita install I18n language internationalize. 

Install package nya npm i vue-i18n. 
Note: Sebaiknya language di pisahkan dalam satu folder beda file. contoh en.json id.json/ en.js id.js. recomended json
import i18nPlugin from './plugins/i18n'

const app = createApp(App)

app.use(createPinia())
app.use(router)
app.use(i18nPlugin, {
greetings: {
hello: 'welcome',
class: 'Vue Js'
}
})

create file /plugins/i18n.js
export default {
install: (app, options) => {
// inject a globally available $t() method
app.config.globalProperties.$t = (key) => {
// retrieve a nested property in `options`
// using `key` as the path
return key.split('.').reduce((o, i) => {
if (o) return o[i]
}, options)
}
}
}

Jadi di template tinggal gini
<template>
<h1>{{ $t("greetings.class") }}</h1> // Vue Js
</template>


Bonus register global component

tambahkandi main.js
import GlobalComponent from './components/GlobalComponent.vue'
const app = createApp(App)
app.component('GlobalComponent', GlobalComponent)

ini contoh componentnya
<template>Create Global Component</template>

di template tinggal tanpa perlu import component
<template>
<global-component />
</template>

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu API

Bagaimana membuat aplikasi atau website dengan performa yang baik? Bagaimana membuat website yang mudah dikembangkan di berbagai platform? Bagaimana mengintegrasikan website dengan aplikasi yang berbeda bahasa pemrograman? Jawabannya adalah dengan membuat API. Untuk membuat API, arsitektur yang paling populer yaitu RESTful API.   Pada tutorial kali ini saya akan sharing bagaimana membuat RESTful API menggunakan node.js, express, dan MySQL secara step by step. Api itu RESTful API? RESTful API  merupakan implementasi dari API  ( Application Programming Interface ). REST (REpresentational State Transfer) adalah suatu arsitektur metode komunikasi yang menggunakan protocol HTTP untuk pertukaran data dan metode ini sering diterapkan dalam pengembangan aplikasi. Mungkin terdengar rumit tapi sebenarnya tidak. Tujuannya untuk menjadikan system dengan performa yang baik, cepat, dan mudah untuk dikembangkan ( scale ) terutama dalam pertukaran dan komunikasi data...
2 Kata ganti dan kata tunjuk orang Kata ganti dan kata tunjuk orang Orang Pertama Tunggal (Saya) Dalam bahasa jepang formal biasa di ucapkan dengan watashi. Selain itu ada juga kata ganti dari Saya yang berhubungan dengan posisi pembicara maupun jenis kelamin dari si pembicara (Laki-laki atau Perempuan), Yaitu: Watakushi (わたくし) Watashi (わたし) Kata ini digunakan saat berbicara dengan cara bicara yang sopan dan formal. Kata ini digunakan oleh laki-laki maupun perempuan. Penggunaan kata Watakushi lebih sopan dari pada Watashi Atashi (あたし) Atakushi (あたくし) Kata ini biasa digunakan perempuan (Non Formal). Kata ini digunakan jika antara pembicara dan lawan bicara dianggap telah akrab. Kochira (こしら) Digunakan untuk merendahkan diri demi menghormati orang lain. Boku (ぼく) Biasanya di gunakan oleh laki-laki (Non formal). Biasanya jika pembicara sudah merasa nyaman dengan lawannya.

Semantic commit

Semantic  link